Mendambakan World Class Islamic Boarding School

Beberapa hari ini, saya mendambakan adanya sebuah lembaga pendidikan Islam seperti pesantren yang berkelas dunia untuk menyambut era transformasi revolusi industri 4.0. Entah mengapa, harapan dan dambaan ini selalu terngiang-ngiang dalam otak dan membayangi terus pemikiran saya. Mengingat sementara ini, belum ada lembaga pendidikan pesantren di Indonesia yang berkelas dunia. Karenanya agar keinginan dan bayangan ini tidak hilang begitu saja, saya akan tuangkan dalam tulisan saya berikut ini. Semoga ada respon positif dari siapapun yang membaca tulisan ini, sehingga harapannya dapat terwujudkan dan terealisasikan.

Tentunya, pesantren yang berkelas dunia ini memiliki standar-standar yang berkelas dunia seperti kurikulum, sarana prasarana, sistem layanan, sistem pemeliharaan, sistem informasi manajemen, sistem pendidikan dan lainnya. Semuanya didesain sesuai dengan tuntutan zaman dan keinginan masyarakat dunia seperti kecepatan, kemudahan akses, kenyamanan, keindahan keamanan dan ketrampilan menghadapi tantangan di masa depan.

A. Kurikulum

Kurikulum digali berdasarkan filsafat pendidikan yang berbasis pada fitrah kemanusiaan dan tantangan pendidikan abad 21. Sehingga diharapkan outputnya memiliki pondasi yang kuat dan kemampuan yang cukup untuk menghadapi tantangan zamannya. Dengan demikian kurikulum memperhatikan hal-hal berikut ini : Aspek keagamaan dan moralitas, aspek sains dan teknologi, aspek kreatiftitas dan seni, aspek interpreuneur dan intertain. Kurikulum didesain sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat sebagai custemer pendidikan berdasarkan pilihan keahlian dan jurusan yang dipilihnya. Pesantren menyiapkan beberapa jurusan keahlian yang diinginkan seperti kedokteran, insinyur, ulama, guru, seniman dan lainnya. Hal ini dipersiapkan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Hal itu mengacu pada kurikulum internasional seperti cambridge atau lainnya untuk pelajaran umumnya. Dengan demikian bahasa pengantar yang digunakan adalah 2 bahasa Internasional; Inggeris dan Arab.

B. Sistem Layanan Pendidikan

Layanan pendidikan dan keasramaan yang digunakan semuanya berbasis IT. Siswa mendapatkan ID Card khusus, yang dengannya siswa mendapatkan akses layanan pendidikan dan keasramaan, mulai dari pembelajaran di kelas, konsumsi, loundry, kamar, lemari, dan lainnya yang bergantung pada pembayaran SPP walinya. Sistem pembelajaran dilakukan dengan sistem class moving dan semua terekam dengan cctv yang bisa diakses langsung oleh wali murid dan kemudian diunggah di youtube pembelajaran. Sehingga bagi siswa yang kurang memahami pelajaran dapat mengulang kembali lewat youtube.

Semua siswa dibekali tablet yang memuat semua materi pelajaran dan berbagai macam materi dan soal-soal ujian yang menunjang. Semuanya berbasis IT, mulai dari absensi sekolah, sholat dan lainnya menggunakan kartu khusus. Dan sanksi terhadap pelanggaran yang terjadi bisa dengan berkurangnya fasilitas yang disediakan. Guru dan pembina dapat memantau keadaan siswa melalui CCTV yang tersedia di setiap ruangan mulai kelas, kamar, halaman dan lainnya. Wali murid dapat melihat perkembangan siswa melalui HP; nilai-nilai akademik dan non akademik, perkembangan kepribadian siswa dan lainyya.

C. Sarana Prasarana

Sarana prasarana yang dipersiapkan semuanya harus sesuai dengan standar internasional; bangunan, kamar, kamar mandi, kelas, laboratorium, dan peralatannya Sarana prasarana merupakan faktor pendukung yang sangat penting untuk menggapai kesuksesan dan tujuan pendidikan yang diharapkan. Sarana prasarana dipersiapkan dengan memperhatikan aspek keamanan, kemudahan, kenyamanan, ketenangan, kebersihan dan keindahan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan : Seluruha bangunan didesain anti gempa untuk keamanan. Seluruh ruangan ber AC untuk kenyamanan. Ada lift naik di samping tangga biasa untuk kemudahan. Seluruh ruangan ada CCTV untuk menjaga keamanan dan memudahkan pengawasan. Ada ruangan loby, hall untuk duduk dan belajar santai. Ada taman yang indah dan lainnya.

Pesantren memiliki kantin, bank, supermarket, tempat loundry
yang memadai yang dapat memenuhi semua kebutuhan siswa . Pembayaran semua transaksi dengan menggunakan ID Card siswa yang merupakan kartu ATM, sehingga semua siswa tidak memegang uang cash.

Pesantren menyiapkan rumah-rumah guru dan pembina dengan fasilitas
yang memadai, sehingga semua guru dan pengajarnya tinggal tidak jauh dari kompleknya. Dengan demikian diharapkan semua kegiatan dan program pendidikan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

D. Tenaga Pengajar

Untuk mensukseskan visi dan misi di atas, yang paling penting adalah ketersediaan para guru dan tenaga pengajar yang baik dan mumpuni. Untuk itu tenaga pengajar harus diseleksi dengan ketat sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Tenaga pengajar harus memiliki kualifikasi yang memadai seperti hal-hal berikut ini : memiliki ijazah S2, mampu berbahasa Inggeris atau Arab, memiliki ketrampilan mengajar yang cukup, memiliki wawasan psikologi minimal tentang psikologi perkembangan dan lainnya.

Untuk merealisasikan itu semua, tentunya memerlukan kajian yang mendalam dan panjang, dana yang besar dan leadership yang kuat yang melibatkan banyak pihak, konsultan pendidikan, para ahli, para teknisi dan Dinas Pendidikan. Semoga Allah mengabulkan dan merealisasikan ini semua untuk kemajuan dan kejayaan pendidikan Islam di masa yang akan datang. Amiin.

Tinggalkan Balasan