KIAT SUKSES NABI YUSUF AS

Kisah Nabi Yusuf di dalam al-Qur’an merupakan kisah yang paling indah dan lengkap. Allah menceritakan Nabi Yusuf secara specific satu surat tersendiri sejak kecil sampai dewasa hingga menjadi seorang wazir di Mesir. Tentunya hal ini agar menjadi pelajaran bagi kita semuanya. Nabi Yusuf sejak kecil sudah menghadapi masalah besar dari saudara saudaranya. Nabi Yusuf dibuang ke dalam sumur, kemudian diperjualbelikan, dijadikan budak, dan menjadi anak angkat seorang menteri, digoda Zulaikho, dijebloskan dalam penjara, dan pada akhirnya menjadi seorang menteri yang mengelola perekonomian Mesir. Sebuah perjuangan dan pengorbanan panjang, dan berliku yang dilalui oleh Nabi Yusuf as. sampai mencapai puncak mesuksesannya.

Apa yang menjadi kiat kiat kesuksesan Nabi Yusuf? Dalam al-Qur’an, setelah Nabi Yusuf menjadi seorang menteri dan bertemu kembali dengan saudaranya, Yusuf berkata :

قد من الله علينا انه من يتق ويصبر فان الله لا يضيع اجر المحسنين

Artinya : Sungguh Allah swt telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami. Sesungguhnya, barang siapa yang bertaqwa dan bersabar maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. ( Q.S. Yusuf: 90)

Dari ayat di atas, dapat disimpulkan bahwa ada 3 hal yang menjadi kiat-kiat sukses Nabi Yusuf.

Pertama, selalu bertaqwa kepada Allah swt. Taqwa karakter yang selalu mengajak untuk mengikuti perintah Allah swt dan menjauhi larangannya. Dengan taqwa seseorang mampu mendekatkan diri kepada Allah swt dan mendapatkan limpahan karuniaNya. Taqwa merupakan sumber kekuatan seseorang dalam menghadapi berbagai masalah dan kesulitan. Orang yang bertaqwa akan selalu memohon pertolongan kepada Allah swt dan menyerahkan semua urusannya kepadaNya. Dengan demikian, dia akan menjadi tenang dalam menghadapi masalah apapun. Karena dia yakin Allah swt yang akan menyelesaikannya. Hal itu sebagaimana firman Allah swt :

ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيت لا يحتسب

Artinya : Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah swt niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberikan kepadanya rizki dari arah yang tak terduga (Q.S. al-Tahrim: 2-3)

Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman :

ومن يتق الله يجعل له من امره يسرا

Artinya : Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah swt, niscaya Diaakan menjadikan kemudahan baginya dalam segala urusannya ( Q.S. Al-Tahrim: 4)

Karakter taqwa sudah ada pada diri kita, tinggal bagaimana kita dapat mengeksplorenya. Di antara hal yang dapat mengantarkan kita pada taqwa adalah pengenalan kita terhadap diri kita sendir, kemudian pengenalan terhadap Tuhan kita Allah swt dan terhadap alam semesta. Betapa kecilnya diri kita bila dibandingkan dengan alam semesta. Dan betapa kecil dan hinanya diri kita bila dibandingkan dengan Allah swt, Sang Pencipta, Pengatur dan Pemelihara alam semesta.

Kedua, selalu bersabar. Nabi Yusuf sejak kecil menghadapi ujian yang luar biasa, namun dia selalu bersabar. Dan pada akhirnya dia menjadi orang yang suksesm mulia dan Nabi pilihan Allah swt. Kesabaran adalah kunci kesuksesan. Sabar meliputi 3 hal; Sabar dalam menjalankan ketaatan, sabar dalam menjauhkan diri dari kemaksiatan dan sabar dalam menghadapi musibah dan kesengsaraan.

Ketiga, selalu berbuat kebaikan. Perbuatan baik bisa dilakukan dengan tindakan atau lisan, bahkan dengan niat saja pasti akan mendapatkan balasan kebaikan pula dari Allah swt, baik di dunia apalagi di akherat. Hal itu sebagaimana firman Allah swt :

هل جزاء الاحسان الا الاحسان

Artinya : Tidak ada balasan untuk kebaikanselain kebaikan pula. (Q.S. al-Rahman: 60)

Karenanya berusahalah untuk senantiasa berbuat baik, walaupun berat, pahit dan susah. Orang yang bodoh akan membalas kebaikan orang dengan keburukan. Namun Allah swt akan tetap membalas kebaikan dengan kebaikan dan keburukan dengan keburukan.

Oleh karenanya, Jangan merasa kecil hati ketika kebaikanmu dibalas dengan keburukan, karena Allah swt pasti membalasmu dengan kebaikan dan keburukan orang tersebut dengan keburukan pula. Gusti pangeran mboten sare.

Inilah 3 hal penting yang harus kita jalani bila kita ingin sukses di dunia dan akherat.

Tinggalkan Balasan